Menulis Scenario Bersama Aditya Gumay dan Adenin Adlan.

Gambarku 076

Tak mau terlambat, saya datang lebih awal untuk mengikuti acara yang diadakan di gedung KJRI ini.

Senang rasanya bisa mengikuti kembali work shop menulis scenario bersama Aditya Gumay dan Adenin Adlan. Meskipun sebelumnya saya sudah berjanji pada diri sendiri untuk menulis skenario film pendek agar dapat saya serahkan pada mereka berdua untuk dinilai namun gagal. Sebenarnya agak menyesal ketika saya membantu seorang teman mengeprint naskahnya untuk diserahkan kepada beliau. Tapi sungguh saya bukan tidak mau menulis, namun saya sedang menulis dua novelette ketika itu. Sehingga saya tidak ada waktu untuk menulisnya.

Di acara ini Mas Aditya kembali mengingatkan kepada peserta tentang bagaimana menulis skenario mengingat ternyata sebagian banyak peserta tidak mengikuti pelatihan yang diadakan dua tahun yang lalu. Beliau menjelaskan tentang premis yaitu dasar cerita dengan alur. Sebelum menulis skenario penulis dianjrkan untuk membuat premis terlebih dahulu. Saya tak mungkin lupa penjelasan beliau tentang premis atau dasar cerita dengan alur. Dimana ketika membuat premis, pasti kita akan menemukan tokoh atau karakter.

Peserta juga diberikan kesempatan untuk maju dan mengungkapkan ide cerita secara spontan. Seperti hal-hal yang sedang mereka pikirkan saat itu juga, atau yang terjadi di pagi hari saat mereka bangun pagi.

Setelah itu ditunjukan bagaimana menuliskan ide cerita/premis tersebut dalam bentuk sinopsis, menentukan judul, genre, plot point dan menuliskan scenarionya. Beliau juga memberitahukan tentang istilah-istilah kamera dalam menulis skenario, meskipun menurut beliau ini tidak begitu penting karena merupakan tugas kamerawan.

Saya berusaha belajar secara saya ketika saya ingin menulis yaitu membagi menjadi tiga bagian cerita, awal, akhir, dan ending. Ah betapa senangnya, pengalaman yang berharga terutama untuk membangkitkan semangat menulis skenario agar dapat merubah nasib menjadi seorang yang bermasa depan cemerlang dengan menulis skenario. Menilik begitu bejibunnya produsen house dan juga stasiun TV di Indonesia, sementara masih jarang yang berprofesi sebagai penulis skenario.

Tak sabar rasanya ingin berjumpa kembali dengan beliau di bulan Juli nanti. Lebih menyenangkan lagi sehabis acara beliau juga memberikan kesempatan kepada seluruh peserta work shop untuk mengikuti lomba menulis skenario pendek dengan durasi sepuluh menit dan juga iklan satu menit.

Gaya bertutur dan sikap ramah Aditya Gumay tidak bikin bosan juga terkadang lucu. Sungguh menyenangkan. Seorang teman bahkan sampai bilang bahwa dia lupa ada acara kopdar kompasiana saking terhanyutnya kami dalam acara work shop menulis skenario kali ini.

Advertisements

4 thoughts on “Menulis Scenario Bersama Aditya Gumay dan Adenin Adlan.

    • Iya nih. Tapi maksudnya bukan menulis bersama beliau tapi belajar menulis kepada beliau hehehhe. Terima kasih banyak. Semangat! 😀

    • Betul sekali, alhamdulilah banget. Bulan Juli nanti beliau juga ada Work Shop lagi, jadi tambah semangat.

      Makasih banyak sudah berkunjung ke sini. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s